Tangki Cinta,hemm.... istilah yang belum lama kukenal. Aku mencuri-curi dengar saat Bapak Ariesandi S memberikan seminar kepada orang tua murid Mathemagics Yogyakarta. Sepenangkapku, tangki cinta ibarat tangki tempat untuk menampung bahan bakar sebuah kendaraan agar bisa bergerak dan digunakan sebagaimana mestinya. Seperti itulah manusia. Setiap manusia mempunyai semacam tangki yang harus diisi. Jika dalam sebuah kendaraan membutuhkan bensin,solar,dll, maka manusia membutuhkan bentuk2 kasih sayang untuk mengisi tangki cintanya. Kita ambil contoh seorang anak, Jika dia memperlihatkan gejala seperti rewel dan menjengkelkan sebagai bentuk dirinya merasa tidak diterima (karena tidak mendapat perhatian walaupun sudah meminta) yang akhirnya memunculkan kemarahan dalam diri, merasa tidak berharga, itu sudah bisa dipastikan tangki cintanya tidak terpenuhi bahkan kosong. Hal ini jika terjadi terus menerus akan mengakibatkan dia tidak pernah menuruti perkataan orang tua, takut gagal, tidak berani mengambil keputusan dan sikap negatif yang lain. Orang yang bertanggung jawab mngisi tangki cintnya yang utama adalah orang tua sebagai figur lekatnya. Selanjutnya bisa dari pengasuh, teman, guru atau keluarga yang lain. Banyak orang tua yang sudah merasa memberikan cinta pada anak secara penuh,tapi anak masih memperlihatkan sikap seolah-olah anak tidak terpenuhi tangki cintanya, bisa disebabkan karena bentuk cinta yang diberikan orang tua tidak diterima dengan tepat oleh anak. (Sebagai contoh, orang bule yang fasih berbahasa inggris,mengunjungi sebuah kampung, dia mengatakan semua maksud dan tujuannya dengan sangat jelas, namun orang yang dia ajak berbicara sama sekali tidak menerima maksudnya karena bahasa yang digunakan tidak dimengerti oleh sang penerima) , itu halnya kenapa maksud dan tujuan tidak bisa diterima karena perbedaan bahasa. Sudah barang tentu bahasa orang tua tidak dimengerti oleh anak, karena jalan pemikiran, juga sudah berbeda. Untuk memaksakan anak mengerti bahasa kita, itu adalah hal yang sangat sulit, lebih bijaksana jika kita sebagai orang tua yang menyesuaikan diri, saat berbicara dengan anak. Kita bisa menggunakan bahasa anak. Sebagai contoh, saat anak kita sakit dan ia menginginkan main air , kita mengatakan "sayang, kamu tuh sakit!kalau kamu main air, kamu akan tambah sakit" kira-kira apakah anak akan menangkap maksud kita? padahal itu bentuk kasih sayang kita agar sakitnya tidak tambah parah. Namun disisi lain amak tidak tahu hubungannya sakit, dengan main air...apakah tidak lebih bijaksana kita pelan-pelan menjelaskan "Sayang, sekarang kan adik lagi sakit, tuh badannya menggigil, dinginkan? kira-kira kalau adik main air tambah dingin nggak ya?kalau main air, terus rasanya tambah dingin, tambah sakit gimana? lebih enaknya,sekarang adik istirahat dulu biar cepet sembuh, nanti kalau sudah sembuh adik main air sama mama, pasti lebih asyikkk" ya mungkin dengan pengertian yang labih,d an mengkondisikan dengan keinginan anak, anak akan menuruti permintaan kita secara senang dan dia merasa disayangi. Lebih penting manakah " ORANG TUA YANG MERASA MENYAYANGI ANAKNYA atau ANAK YANG MERASA DISAYANGI ORNG TUA". Untuk bahasa cinta yang kira-kira bisa diterima dengan tepat oleh anak,bahas di postingan selanjutnya ya....sudah terlalu panjang.(nanti malah membosankan hehehe).
semua tentang cerita,kisah, cita dan cinta, keluarga, persahabatan,yang indah dan menyenangkan
Selasa, Maret 31, 2009
Kamis, Maret 19, 2009
Hipnosis untuk Mempengaruhi Tingkah Laku Anak
Pengalaman menjadi orang tua adalah pengalaman yang sangat membahagiakan sekaligus mencemaskan. Hampir semua resep,tips n triks yang aku peroleh di buku,internet, cerita orang, ingin kuterapkan. Termasuk memberi dia ASI eksklusif 6 bulan tanpa tawar menawar lagi. Padahal waktu itu aku masih menyelesaikan skripsi,jadi harus nguber2 dosen n konsultasi tidak boleh lebih dari 3 jam,karena pasti anakku sudah pengen minum. dia sama sekali tak kuperkenalkan dengan susu sapi. Ternyata hal itu membuat masalah tersendiri,setelah menginjak 9 bulan,aku memutuskan untuk bekerja, kebetulan pekerjaan menuntutku meninggalkan anakku sampai sore hari. Padahal,karena tidak diperkenalkan dengan susu lain selain punya ibunya,anakku sama sekali gak doyan susu sapi. Dia lebih memilih minum air putih ataupun air teh. Ketidaksukaannya terhadap susu membuat asupan nutrisi kurang,karena jarangnya minum ASI membuat produksi ASI pun menipis.
Semua hal kucoba, mencampur susunya dengan sirup,kopi, air es,teh, smua dicoba, tetap saja tak membuahkan hasil. Sampai pada akhirnya saya ditegur atasan, "Kamu bekerja dengan mendidik anak dan mempengaruhi banyak perilaku dengan teknik hipnosis, kenapa tidak diterapkan pada anakmu?" benar juga ya, saya kan bisa menghipnosis dia agar mau minum susu. Akhirnya selama beberapa hari, saat menidurkan anakku, aku selalu membisikkan "Mulai besok dan seterusnya, de Ryan seneng minum susu dancow coklat yang rasanya enak dan manis...", saat kondisi anakku masih terjaga dan otaknya masih berada digelombang beta, bisa dipastikan dia akan menjawab,"moh,emoh mimik susu", tapi lama kelamaan gelombangnya pasti turun, dan di saat dia trance itulah semua yang aku katakan akan masuk kealam bawah sadarnya dan mempengaruhinya secara instant. Hanya dalam beberapa hari, Ryan jadi mau minum susu bahkan suka sekali, saat dia malas makanpun, maunya minum susu. Walaupun saat menghipnosis Ryan, suamiku sering menertawakan, akhirnya dia percaya juga melihat hasilnya. Ampuh juga ya, hipnosis buat anak....
Semua hal kucoba, mencampur susunya dengan sirup,kopi, air es,teh, smua dicoba, tetap saja tak membuahkan hasil. Sampai pada akhirnya saya ditegur atasan, "Kamu bekerja dengan mendidik anak dan mempengaruhi banyak perilaku dengan teknik hipnosis, kenapa tidak diterapkan pada anakmu?" benar juga ya, saya kan bisa menghipnosis dia agar mau minum susu. Akhirnya selama beberapa hari, saat menidurkan anakku, aku selalu membisikkan "Mulai besok dan seterusnya, de Ryan seneng minum susu dancow coklat yang rasanya enak dan manis...", saat kondisi anakku masih terjaga dan otaknya masih berada digelombang beta, bisa dipastikan dia akan menjawab,"moh,emoh mimik susu", tapi lama kelamaan gelombangnya pasti turun, dan di saat dia trance itulah semua yang aku katakan akan masuk kealam bawah sadarnya dan mempengaruhinya secara instant. Hanya dalam beberapa hari, Ryan jadi mau minum susu bahkan suka sekali, saat dia malas makanpun, maunya minum susu. Walaupun saat menghipnosis Ryan, suamiku sering menertawakan, akhirnya dia percaya juga melihat hasilnya. Ampuh juga ya, hipnosis buat anak....
Rabu, Maret 18, 2009
Anak - anak yang Bingung
Ada satu puisi yang dibuat oleh Bpk Ariesandi Setyono (Pendiri Mathemagics, tempat aku sekarang bekerja). Yah, sebuah puisi yang menggambarkan perasaan seorang anak. Jujur,setelah jadi Ibu, perasaanku lebih sensitif menanggapi segala sesuatu yang berhubungan dengan anak. Salah satunya,untuk membaca puisi ini, bisa dipastikan aku pasti menangis,hiks hiks....
Puisi ini berjudul ANAK-ANAK YANG BINGUNG....
Oh mama.... oh papa....
Engkaulah idolaku, tempatku berlindung
Di pelukanmu aku merasa aman dan terlindung
Engkau rawat diriku, engkau berikan aku contoh
Dengan semua perkataan dan tindakanmu
Walaupun terkadang ada yang aneh
Ku tak berani mempertanyakannya
Di luaran engkau begitu manis pada setiap orang
Walaupun orang itu berbuat salah
Engkau tersenyum memberi maaf
"Oh...Tak apa, saya bisa mengerti", katamu
Di dalam, engkau begitu sadis kepadaku
"Kenapa kau gambari sprei mama,hah?"
"Kenapa kau coret mobil papa?"
demikian kau menghardikku,mengagetkanku
Remuk redam hatiku,
Mendengarkan suara yang kuharap manis
Memberikan pujian atas gambarku
"Ini baru peringatan", katamu dan tangan kuatmu melayang
Apa daya tubuh mungilku,menahan hamparan dan pukulan
dari orang yang kuharap dengan sepenuh hati
memberi perlindungan dan kasih sayang
Oh mama...Oh papa....
Kepada siapa lagi kuberlindung
dan kubanggakan diriku
Seandainya aku mengerti semua
Peraturan orang dewasa,
Seandainya aku bisa membaca pikiran orang dewasa
takkan kuterima rasa sakit ditubuh mungilku
Oh Mama...Oh papa....
Engkau boleh melarangku menggambar
tapi jangan buat hati kecilku berpaling darimu
Jangan buat tanganku cacat menerima pukulanmu
Apakah itu harga yang harus kubayar
Atas sebuah label NAKAL yang kau berikan padaku?
Jika memang begitu,bukankah lebih baik
Kau kurung diriku
Dalam sebuah sangkar emas,kedap suara
Sehingga aku takkan merepotkanmu
Dengan kenakalan dan raungan tangisku
Dan kapanpun kau mau,aku siap jadi sasaran
Ambisi dan Amarahmu
Yang tak mungkin kau lepaskan,di luar sana
Oh Mama...Oh Papa...
Walaupun itu terjadi,
Aku tetap sayang padamu
Karena tak ada yang bisa
Menggantikanmu di hati mungilku
Aku tetap akan merindukan
Peluk cium darimu
Belaian hangat di punggungku
Usapan tanganmu di kepalaku
dan tatapan sayang nan lembut
Yang akan menggelorakan hatiku
Berilah aku sekali saja,sekali saja
Semua itu...Hanya itu yang kuharap darimu
Mama Papaku
Puisi ini berjudul ANAK-ANAK YANG BINGUNG....
Oh mama.... oh papa....
Engkaulah idolaku, tempatku berlindung
Di pelukanmu aku merasa aman dan terlindung
Engkau rawat diriku, engkau berikan aku contoh
Dengan semua perkataan dan tindakanmu
Walaupun terkadang ada yang aneh
Ku tak berani mempertanyakannya
Di luaran engkau begitu manis pada setiap orang
Walaupun orang itu berbuat salah
Engkau tersenyum memberi maaf
"Oh...Tak apa, saya bisa mengerti", katamu
Di dalam, engkau begitu sadis kepadaku
"Kenapa kau gambari sprei mama,hah?"
"Kenapa kau coret mobil papa?"
demikian kau menghardikku,mengagetkanku
Remuk redam hatiku,
Mendengarkan suara yang kuharap manis
Memberikan pujian atas gambarku
"Ini baru peringatan", katamu dan tangan kuatmu melayang
Apa daya tubuh mungilku,menahan hamparan dan pukulan
dari orang yang kuharap dengan sepenuh hati
memberi perlindungan dan kasih sayang
Oh mama...Oh papa....
Kepada siapa lagi kuberlindung
dan kubanggakan diriku
Seandainya aku mengerti semua
Peraturan orang dewasa,
Seandainya aku bisa membaca pikiran orang dewasa
takkan kuterima rasa sakit ditubuh mungilku
Oh Mama...Oh papa....
Engkau boleh melarangku menggambar
tapi jangan buat hati kecilku berpaling darimu
Jangan buat tanganku cacat menerima pukulanmu
Apakah itu harga yang harus kubayar
Atas sebuah label NAKAL yang kau berikan padaku?
Jika memang begitu,bukankah lebih baik
Kau kurung diriku
Dalam sebuah sangkar emas,kedap suara
Sehingga aku takkan merepotkanmu
Dengan kenakalan dan raungan tangisku
Dan kapanpun kau mau,aku siap jadi sasaran
Ambisi dan Amarahmu
Yang tak mungkin kau lepaskan,di luar sana
Oh Mama...Oh Papa...
Walaupun itu terjadi,
Aku tetap sayang padamu
Karena tak ada yang bisa
Menggantikanmu di hati mungilku
Aku tetap akan merindukan
Peluk cium darimu
Belaian hangat di punggungku
Usapan tanganmu di kepalaku
dan tatapan sayang nan lembut
Yang akan menggelorakan hatiku
Berilah aku sekali saja,sekali saja
Semua itu...Hanya itu yang kuharap darimu
Mama Papaku
New Version Blog
Lama.... sekali rasanya aku tak menengok apalagi menghiasimu dengan kata-kata.. Jiaaah, sok puitis nih. Ya,hampir 2 bulan ini aku sama sekali tak menulis sesuatu padahal dulu pengennya setiap hari posting. Yah,itulah watak asliku.. untuk melakukan sesuatu pastilah dok nyeng (kata dari Ibuku untuk menggambarkan aku yang aku sendiri tak tahu asal muasalnya tapi aku tahu artinya). (kalau gak salah sih,aku rajin kalau pas aku mau, tapi kalau pas malas ya....nggak!)
Hehehe, sibuk sekali?enggak juga sih? setiap hari aku bahkan sempat membuka blog teman2 sekadar meninggalkan pesan... yah nulis juga akhirnya.
Gini deh, aku pengen membuat blog ini dengan versi yang baru (Note: Pertama membuat blog,terinspirasi Blog saudara, sekedar untuk curhat aktivitas sehari-hari. Ingin membuat blog versi baru : Terinspirasi Blog kakak tingkat Mbak Sanggita, yang membuat aku ketagihan membuka blognya setiap hari,,, isinya berbobot... pengen juga sih bisa nulis sebagus dia! tapi yang jelas itu perlu waktu untuk belajar. Semoga aku bisa belajar lebih baik lagi untuk menulis blog. Amiin.
Hehehe, sibuk sekali?enggak juga sih? setiap hari aku bahkan sempat membuka blog teman2 sekadar meninggalkan pesan... yah nulis juga akhirnya.
Gini deh, aku pengen membuat blog ini dengan versi yang baru (Note: Pertama membuat blog,terinspirasi Blog saudara, sekedar untuk curhat aktivitas sehari-hari. Ingin membuat blog versi baru : Terinspirasi Blog kakak tingkat Mbak Sanggita, yang membuat aku ketagihan membuka blognya setiap hari,,, isinya berbobot... pengen juga sih bisa nulis sebagus dia! tapi yang jelas itu perlu waktu untuk belajar. Semoga aku bisa belajar lebih baik lagi untuk menulis blog. Amiin.
Jumat, Januari 16, 2009
Hari-hariku kemarin............
Minggu,28 desember 2008
Bangun tidur pukul 6, belum sempat pada mandi, karena kelihatannya hari cerah, cuma ganti baju kami (Aku, papanya Ryan, Ryan, Yangkung n yangtinya Ryan, Buyutnya Ryan, Om Heri sekeluarga, Om Afha, Om Afnan n Om Adith) meluncur ke Dieng. Karena Panthernya om Heri belum biasa diajak naik turun, ngadat deh di jalan, akhire om Adith bawa pulang panther n jaga rumah, kita tetep jalan pake satu mobil. First destination is Dieng Theatre. disana kita lihat fenomena alam Dieng (walaupun agak kurang jelas LCD nya). karena Ryan takut ruangan gelap, kita keluar. Toh gak papa kan aku n suami pernah liat waktu pacaran dulu,hehe.Tujuan seterusnya kita ke kawah sikidang, uh bau belerang menyengat, tapi gak masalah, hidungku mudah beradaptasi, tapi capek juga gendong Ryan. Abis gak berani diturunin, tanah agak berbahaya. Tujuan selanjutnya Telaga Warna, indah sih... tapi ya udah gak seindah dulu, warnanya mulai memudar. Yang indah jalan2nya, dingin n romantis. Tujuan terakhir telaga menjer, males turun kebawah sendirian, Ryan tidur n papanya nunggu di mobil. yang penting semangat karena beli tahu sumedang n salome ayam. Hm enak..... Sampe rumah jam 1, tapi terasa sore baget ya, abis kita jalan jam 7 sih,kaya' mau sekolah aja.
Senin, 29 Desember 2008
Siap2 back to Jogja. jam 9 lebih meluncur pake panther, takut ngadat lagi so kita lewat Purworejo yang jalannya datar tapi belok-beloknya wuih.... akhirnya sampe rumah juga. Ryan langsung kuantar kerumah keduanya, aku tidur dari sore sampai pagi.Selasa, 30 desember 2008
Papanya Ryan udah mulai kerja, karena masih males, aku ikut sampai rumah keduanya Ryan, main disana sampai sore. Siang2 ngajak belanja Anis sama Nuri, Ryan naik odong2 sampai 5 kali....Sore aku jalan2 sama Ryan ketempat budhenya, budhe Rapi. Sampai dijemput papanya Ryan trus makan Ba'so deh.Rabu,31 desember 2008
Masih libur tapi pengen dirumah, ngapain aja ya?? biasa aja sih.... Tapi malamnya istimewa, kita bareng tetangga se RT bakar ayam, sambil menunggu tahun baru, tapi karena ngntuk jam 10 udah klenger deh.Kamis,1 Januari 2009
Tahun baru, smangat baru. Pagi2 bangun tanpa mandi, kita meluncur ke Lapangan Denggung, ngajak Ryan main2, sampai jam 9 kita pulang. Siangnya...aku lupa! kayaknya biasa aja deh!Jum'at, 2 Januari 2009
Hari pertama kerja di tahun 2009, langsung ngajar, tapi masih sepi juga. anak2 masih pada liburan, asyik.....ngobrol2 aja deh! sama masukin foto2 pas di Dieng.Sabtu, 3 januari 2009
Harusnya hari ini ngajar full, tapi masih sepi jadi cuma ngajar jam 9 thok. selebihnya itu, nyantai...Minggu, 4 Januari 2009
Pagi mengerjakan tugas ibu rumah tangga, agak siang mbah kakungnya Ryan nyemplung tangkap guami, akhirnya kepasar n masak lagi. Buka Hp untuk cari resep di google, akhirnya dapat resep gurami asam manis, wah ternyata jadinya enak sekali,!siangnya guraminya dibawa ke galur untuk jenguk mbah putrinya Ryan.Senin,5 januari 2009 s/d Sabtu,1o januari 2009.
hari berlangsung seperti biasa....... ngajar, pergi jam 9, pulang jam 6.
Langganan:
Postingan (Atom)